TIDAK ADA KONEKSI

Babe ikut sedih koneksi internet kamu terputus atau tidak tersambung dengan internet

COBA LAGI

Selalu Sajikan Berita yang Kamu Inginkan
Kapan saja dimana saja !

Tersedia di

Setelah Ngamar Bareng Selingkuhan, Anita Dibunuh Jasadnya Sangat Menyedihkan

Almitania alias Anita Azka (34), perempuan berkulit putih ditemukan

BACA DI APLIKASI BABE
(303.948)
Top Developer

Penembakan Di Selandia Baru, Risma: Agama Apapun Tidak Membolehkan

GATRA - 17 - Mar - 2019
Penembakan Di Selandia Baru, Risma: Agama Apapun Tidak Membolehkan

Surabaya,Gatra.com - Penembakan warga muslim di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru menurut Walikota Surabaya, Tri Rismaharini aksi tersebut tidak diperbolehkan oleh ajaran agama apapun di dunia ini untuk mendendam dan iri pada sesama manusia.

"Jadi kenapa saya katakan begini, nanti pasti ada yang ngompor-ngompori. Disana saudara-saudara kita yang muslim di Selandia Baru ditembaki, tidak ada lagi dendam bapak ibu sekalian," kata Risma kepada warga Kota Surabaya saat memberi sambutan pada festival Rujak Uleg 2019 di Jalan Kembang Jepun, Surabaya, Minggu (17/3).

Oleh sebab itu, Risma menghimbau agar seuluruh warga Kota Surabaya, melupakan perbedaan dan bersama-sama bergandengan tangan. Sehingga pembangunan kedepan bisa lebih maju. "Tapi kalau kemudian memendam rasa benci, memendam rasa iri, maka kita tidak akan pernah bisa maju."

"Ayo kita bersama-sama, kita lupakan perbedaan mari kita tingkatkan persamaan. Kita buat persamaan itu menjadi kekuatan kita untuk bisa lebih maju lagi," ujar Risma.

Lebih jauh, Risma menghimbau supaya membuktikan bahwa warga Kota Surabaya ramah, tidak mendendam dan iri. Sebab, semua warga bersaudara sehingga tidak boleh saling bermusuhan.

"Saya berharap, mari kalau ada yang ngomong-ngomong begitu, jelaskan di agama apapun tidak ada dendam, tidak ada iri," jelas walikota perempuan pertama Kota Pahlawan ini.

Selain itu, Risma meminta kepada warga Kota Surabaya untuk bersama-sama mendoakan korban penembakan di Selandia Baru sehingga diterima disisi Allah dengan khusnul khatimah.

Reporter: Muhammad Rizky

Editor: Bernadetta Febriana

Home
Video
Lokal
Ekstra

Ente tau gak?