TIDAK ADA KONEKSI

Babe ikut sedih koneksi internet kamu terputus atau tidak tersambung dengan internet

COBA LAGI

Selalu Sajikan Berita yang Kamu Inginkan
Kapan saja dimana saja !

Tersedia di

Setelah Ngamar Bareng Selingkuhan, Anita Dibunuh Jasadnya Sangat Menyedihkan

Almitania alias Anita Azka (34), perempuan berkulit putih ditemukan

BACA DI APLIKASI BABE
(303.948)
Top Developer

Gayeng, Silaturahmi Andreas dengan Nawak Lawas

Malang Post - 17 - Mar - 2019
Gayeng, Silaturahmi Andreas dengan Nawak Lawas

MALANG – Silaturahmi tokoh nasional asal Malang, Ir.Andreas Eddy Susetyo,MM dengan nawak-nawak lawasnya semasa sekolah berlangsung gayeng di Ilegal Café Jalan Pulosari, Sabtu malam (16/3).

Dalam silaturahmi yang dikemas penuh suasana keakraban dan kekeluargaan ini, Andreas mengharapkan jalinan persahabatan dan persatuan diantara mereka tidak pernah terputus. Melainkan harus dapat terus dipererat dan ditingkatkan dalam semua hal selama-lamanya.

‘’Saya sangat bangga merupakan arek asli atau Arema. Dimanapun sedang mengemban amanah dan bertugas, saya selalu bangga menjadi bagian dari kesatuan dan keluarga besar Arema,’’ papar pria asli Jalan Pattimura Kota Malang ini. Anggota Komisi XI (Keuangan dan Perbankan) DPR RI ini menuturkan, jalinan persahabatan dan persatuan diantara Arema tidak pernah mengenal batas waktu dan tempat. Tapi terjadi di seluruh daerah di tanah air hingga manca negara. ‘’Ini saya alami sendiri selama puluhan tahun. Termasuk saat bekerja sebagai profesional dalam bidang perbankan di berbagai negara. Saya dan keluarga selalu bangga menjadi Arema,’’ cetus mantan Direktur Bank Mandiri, Direktur Bank Niaga, Komite Pemantau Risiko BCA dan Board Advisor IBM ini.

Pria kelahiran Malang, 22 Maret 1960 ini berharap, arek-arek Malang dari lintas generasi sesuai bidang dan profesinya, terus menjalin persatuan dan kesatuan untuk selalu memberikan kontribusi terbaik. ‘’Baik untuk kemajuan Bumi Arema maupun untuk bangsa dan negara Indonesia tercinta,’’ seru ayah satu putra ini.

Andreas Eddy Susetyo merupakan putra guru SMP Santo Yusuf R.JS. Soekardjo (almarhum), menempuh pendidikan di SD Dionysius I Malang, SMPN 3 Malang dan SMAN 3 Malang. Kemudian melanjutkan ke ITS Surabaya (lulusan terbaik), Universitas Prasetya Mulya Jakarta dan perguruan tinggi bergengsi yaitu Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat.

Kariernya sebagai professional dan pakar perbankan nasional sangat moncer diantaranya pernah menjabat Direktur PT Bank Niaga,TBK,PT Bank Mandiri dan sebagai Board of Advisors IBM.Dia juga pernah menjabat sebagai Board of Council Asian Banker Tech Operation Council, Komite Pemantau Risiko PT Bank BCA,TBK dan advisor Bank Of China. Andreas kemudian mengabdikan diri dalam bidang politik menjadi anggota DPR/MPR RI periode tahun 2014-2019, anggota Badan Legislatif, ketua Pansus RUU Kewirausahaan Nasional dan Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) hingga sekarang.(nug/red)

Home
Video
Lokal
Ekstra

Ente tau gak?