TIDAK ADA KONEKSI

Babe ikut sedih koneksi internet kamu terputus atau tidak tersambung dengan internet

COBA LAGI

Selalu Sajikan Berita yang Kamu Inginkan
Kapan saja dimana saja !

Tersedia di

Setelah Ngamar Bareng Selingkuhan, Anita Dibunuh Jasadnya Sangat Menyedihkan

Almitania alias Anita Azka (34), perempuan berkulit putih ditemukan

BACA DI APLIKASI BABE
(303.948)
Top Developer

Meski Memiliki Kesadaran Teknologi yang Tinggi, Gen Z Indonesia Belum Siap Bekerja

akurat.co - 14 - Feb - 2019
Meski Memiliki Kesadaran Teknologi yang Tinggi, Gen Z Indonesia Belum Siap Bekerja

Corporate Communication Dell Indonesia, Elizabeth R. Pabunag (kiri), bersama Managing Director Dell EMC Indonesi, Catherine Lian (kanan), Ketika menjabarkan hasil Riset Studi 'Gen Z: Masa Depan Telah Tiba', Kamis (14/2), di Kantor Dell EMC Indonesia, Menara BCA, Jakarta Pusat. | AKURAT.CO/Tria Sutrisna

AKURAT.CO Dell EMC Indonesia melakukan sebuat riset tentang genarasi muda Indonesia. Dari studi berjudul 'Gen Z: Masa Depan Telah Tiba’ itu, yang melibatkan sekitar 723 pelajar sekolah menengah dan perguruan tinggi di Indonesia, terbukti bahwa anak-anak yang lahir pada tahun 1996 sudah sepenuhnya sadar akan pentingnya teknologi.

Managing Director Dell EMC Indonesia, Catherine Lian, menyebut Gen Z Indonesia telah memiliki keterampilan teknologi yang tinggi dibanding beberapa negara Asia Tenggara seperti Filipina, Vietnam, Thailand, Singapura, dan Malaysia. Itu, katanya, sangat penting dalam memasuki dunia pekerjaan sehingga mampu mendorong bisnis ke arah yang lebih digital.

“Walaupun perjalanan tranformasi digital unik bagi setiap perusahaan, survei ini menunjukan generasi (Z) muda Indonesia siap menjadi bagian, dan membantu mengarahkan perjalanan transformasi tersebut,” ujarnya, Kamis (14/2), di Kantor Dell EMC Indonesia, Menara BCA, Jakarta Pusat.

Dalam konteks kepercayaan diri akan kemampuan teknologi, Indonesia memiliki angka 69 persen. Sementara Asia Tenggara hanya 62 persen.

“Hal tersebut merupakan fakta positif tetapi juga menciptakan tantangan bagi perusahaan karena mereka harus memiliki strategi dan teknologi yang tepat untuk mendapatkan karyawan yang qualified,” jelasnya.

Kendati demikian, Catherine mengatakan keterampilan teknologi yang dimiliki Gen Z tidak berbanding lurus dengan kesiapan mereka untuk bekerja.

“Gen Z Indonesia sepenuhnya menyadari teknologi berperan penting, tapi khawatir mereka khawatir tidak memiliki soft skill yang dibutuhkan,” kata Cathrine.

Home
Video
Lokal
Ekstra

Ente tau gak?