TIDAK ADA KONEKSI

Babe ikut sedih koneksi internet kamu terputus atau tidak tersambung dengan internet

COBA LAGI

Selalu Sajikan Berita yang Kamu Inginkan
Kapan saja dimana saja !

Tersedia di

Setelah Ngamar Bareng Selingkuhan, Anita Dibunuh Jasadnya Sangat Menyedihkan

Almitania alias Anita Azka (34), perempuan berkulit putih ditemukan

BACA DI APLIKASI BABE
(303.948)
Top Developer

Kurangi Kecurigaan pada Produknya, Huawei Janji Bayar USD2 Miliar ke Inggris

akurat.co - 09 - Dec - 2018
Kurangi Kecurigaan pada Produknya, Huawei Janji Bayar USD2 Miliar ke Inggris

Huawei dilarang memasok 5G di Australia | REUTERS/Aly Song

AKURAT.CO Raksasa teknologi China, Huawei, telah berjanji membayar USD2 miliar dalam upaya untuk meringankan kekhawatiran badan keamanan Inggris atas peralatan dan perangkat lunaknya yang di curigai di gunakan untuk badan intelejen.

Financial Times melaporkan bahwa eksekutif Huawei bertemu dengan pejabat senior dari Pusat Keamanan Global GCHQ minggu ini, di mana perusahaan menyetujui beberapa ketentuan yang akan merombak praktiknya di Inggris.

Baik FT dan Reuters melaporkan bahwa mereka telah berkomitmen membayar USD2 miliar untuk mengatasi Tuntutan keamanan Inggris. Pembayaran ini dilakukan untuk menjamin proyek besar Huawei yang akan mengarapa jaringan 5G di Inggris.

Selain itu, perusahaan telekomunikasi AS, BT, mengatakan akan mengecualikan perusahaan China dari menyediakan teknologi untuk jaringan 5G. Huawei telah dilarang menyediakan teknologi 5G di AS, Australia, dan Selandia Baru.

Dilansir dari CNBC (8/12), Organisasi Kemanan Siber yang berpusat di Inggris mengatakan bahwa “NCSC memiliki kekhawatiran tentang berbagai masalah teknis dan telah menetapkan perbaikan yang harus dilakukan perusahaan”

"Pemerintah AS dan operator telekomunikasi Inggris perlu bekerja sama dengan Huawei untuk mengelola risiko keamanan dunia maya sambil memastikan Inggris dapat terus memanfaatkan teknologi baru," tambah mereka.

Pada hari Rabu (8/12) , Departemen Kehakiman Kanada mengatakan negara itu menangkap Meng Wanzhou, CFO Huawei di Vancouver, di mana dia menghadapi ekstradisi ke Amerika Serikat. Penangkapan ini terkait dengan pelanggaran sanksi AS terhadap Iran.

Otoritas AS telah lama menyelidiki Huawei, salah satu pembuat peralatan jaringan telekomunikasi terbesar di dunia, karena diduga mengirimkan produk asal AS ke Iran dan negara lain yang melanggar undang-undang ekspor dan sanksi AS.

Home
Video
Lokal
Ekstra

Ente tau gak?