TIDAK ADA KONEKSI

Babe ikut sedih koneksi internet kamu terputus atau tidak tersambung dengan internet

COBA LAGI

Selalu Sajikan Berita yang Kamu Inginkan
Kapan saja dimana saja !

Tersedia di

Setelah Ngamar Bareng Selingkuhan, Anita Dibunuh Jasadnya Sangat Menyedihkan

Almitania alias Anita Azka (34), perempuan berkulit putih ditemukan

BACA DI APLIKASI BABE
(303.948)
Top Developer

Hari Ini, Nikah Mubarakah di Ponpes Hidayatullah

Prokal - 4 hari lalu
Hari Ini, Nikah Mubarakah di Ponpes Hidayatullah

, BALIKPAPAN - Hari ini merupakan hari bahagia sekaligus mendebarkan bagi puluhan pasangan calon pengantin yang akan menjalani prosesi ijab kabul pernikahan sakral. Mereka mengikuti Nikah Mubarakah di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah, Gunung Tembak, Balikpapan Timur.

Rasa penasaran dan mendebarkan yang dirasakan mereka, tidak seperti yang dirasakan para calon pengantin pada umumnya. Rasa deg-degan yang kuat dirasakan para calon pengantin tersebut, karena selama ini belum pernah saling mengenal. Mempelai pria belum pernah melihat secara langsung wajah dan fisik calon istrinya, begitu juga sebaliknya.

Setelah ikrar ijab kabul diucapkan di hadapan wali nikah dan para saksi berkata sah, para pasangan pengantin baru boleh saling bersentuhan. Itu pun baru bersentuhan tangan, di mana para pasangan masih dibatasi tirai kain. Masih perlu waktu lagi untuk mengenal dan mengetahui istri maupun suaminya.

Ketua Panitia Nikah Mubarakah Ustaz Hidayat Jaya Miharja SE mengatakan, para pasangan calon pengantin adalah hasil dari proses dinamakan taaruf yang memakan waktu cukup lama, minimal tiga bulan. “Yang menentukan pasangan adalah tim dari para ustaz. Mereka menilai, mendalami karakter para calon. Tim juga melakukan salat Istikharah (minta petunjuk) untuk menentukan pasangan calon pengantin,” ujar Ustaz Hidayat.

Dalam proses itu, para calon pengantin dan keluarganya, sepenuhnya mempercayakan kepada para ustaz yang menjodohkannya. “Dari awal proses, masing-masing calon tidak tahu siapa nanti suami atau istrinya. Mereka baru tahu saat ijab kabul,” ujar Ustaz Hidayat yang juga menikah Mubarakah.

Dia menegaskan, pernikahan Mubarakah betul-betul untuk dunia hingga akhirat. “Dari pernikahan Mubarakah yang sering kami adakan, alhamdulillah, semua menerima dengan bahagia. Tidak ada yang menyesal karena mendapatkan pasangan yang kurang ini atau kurang itu. Yang pasti, pernikahan Mubarakah adalah pernikahan tanpa diawali pacaran. Kami tahu, pacaran banyak godaan bahkan bisa terjadi zina,” jelasnya.

Pasca pernikahan pun, para pasangan pengantin bisa berlangsung hidup langgeng. “Memang ada yang bercerai, tapi jumlahnya sangat kecil dibandingkan dengan yang hidup langgeng dan bahagia. Ya, biasalah, pasca pernikahan banyak faktor yang bisa mengganggu rumah tangganya. Inilah tujuan utama pernikahan Mubarakah. Dari proses awal penuh keikhlasan, siapa yang jadi pasangannya. Dalam menjalani rumah tangga pun ikhlas menghadapi cobaan sehingga rumah tangga langgeng,” imbuhnya.

Apakah orang di luar boleh ikut pernikahan Mubarakah? Ustaz Hidayat mengatakan, Nikah Mubarakah diutamakan untuk para santri dan santriwati Ponpes Hidayatullah. “Orang luar bisa sih. Tapi prosesnya lama karena para ustaz yang bertugas menjodohkannya harus mengenal pribadi dan menelusuri rekam jejaknya. Orang luar yang mau ikut Nikah Mubarakah dianjurkan mondok dulu untuk pengenalan karakter calon pengantin. Kalau calonnya para santri dan santriwati, ‘kan setiap hari sudah kenal dan melihat karakternya. Rekam jejaknya juga sudah jelas dan pasti,” pungkas Ustaz Hidayat. (***/ono/vie/k1)

Home
Video
Lokal
Ekstra

Ente tau gak?