TIDAK ADA KONEKSI

Babe ikut sedih koneksi internet kamu terputus atau tidak tersambung dengan internet

COBA LAGI

Selalu Sajikan Berita yang Kamu Inginkan
Kapan saja dimana saja !

Tersedia di

Setelah Ngamar Bareng Selingkuhan, Anita Dibunuh Jasadnya Sangat Menyedihkan

Almitania alias Anita Azka (34), perempuan berkulit putih ditemukan

BACA DI APLIKASI BABE
(303.948)
Top Developer

2 Hari Trending Tagar #Uninstallgojek, Manajemen Klarifikasi

berkabar.id - 5 hari lalu
2 Hari Trending Tagar #Uninstallgojek, Manajemen Klarifikasi

Dua hari sudah tager #uninstallgojek menduduki puncak trending di media social twitter. Topik bahasan uninstall Gojek yang telah ramai diperbincangkan warganet itu telah trending sejak Jumat (12/10) malam hingga Minggu (14/10) dini hari.

Pemicunya bukan lantaran kurang baiknya layanan yang diberikan driver ojol besutan Nadim Makarim tersebut, melainkan postingan dari status Facebook dengan nama akun Brata Santoso yang beredar di media sosial (Medsos).

Dalam akun Facebook Brata Santoso, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis Operasi GO-JEK, yang mengungkapkan bahwa perusahaannya menerima keragaman latar belakang karyawan. Dalam status Facebooknya, Barata menulis ada lebih dari 30 karyawannya merupakan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Tangkapan layar tersebut menunjukkan akun Brata Santoso memosting pada 11 Oktober 2018. Namun saat dicek pada halaman Facebook milik Brata Santoso, postingan yang dimaksud tak ditemukan. Pada akun Brata Santoso, postingan terakhir yang terlihat yakni postingan tertanggal 20 September 2018

Brata dalam catatannya menceritakan tentang kampanye internal yang dilakukan GO-JEK dengan tema #GoingALLin yang menerima perbedaan dalam perusahaan termasuk soal preferensi seksual.

Sontak saja warganet menjadi heboh sejak Jumat (12/10) dan berlanjut hingga Sabtu (13/10) malam.

Tangkapan layar yang bernada dukungan ke LGBT itu sontak membuat pengguna medsos di Tanah Air beraksi, dalam bentuk munculnya kekecewaan pada Gojek dan menyertakan tagar #uninstallgojek.

MANAJEMEN PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (GO-JEK) memberikan pernyataan, setelah tanda pagar #Uninstallgojek ramai diperbincangkan di media sosial Twitter dan Facebook. Menanggapi hal itu, manajemen GO-JEK menilai sikap Barata dalam postingan di akun Facebooknya bukan merupakan sikap resmi perusahaan.

“Kami tegaskan bahwa post tersebut merupakan pendapat dan interpretasi pribadi dari salah satu karyawan GO-JEK, terhadap salah satu event internal dengan tema keberagaman,” kata perwakilan manajemen GO-JEK.

Manajemen GO-JEK dalam pernyataannya menyatakan sangat menghargai keberagaman (diversity).

“Kami percaya bahwa ide dan kreatifitas, yang menjadi kunci untuk melahirkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat, merupakan buah dari hasil kerjasama berbagai latar belakang, pendidikan, budaya, dan keyakinan. Keberagaman juga menjadi elemen dalam dinamika karyawan kami,” tulis pernyataan GO-JEK.

“GO-JEK selalu menjunjung tinggi nilai-nilai dan budaya Indonesia, negeri tempat kita lahir, tumbuh dan berkembang. Pada intinya, GO-JEK adalah bagian dari Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Home
Video
Lokal
Ekstra

Ente tau gak?