TIDAK ADA KONEKSI

Babe ikut sedih koneksi internet kamu terputus atau tidak tersambung dengan internet

COBA LAGI

Selalu Sajikan Berita yang Kamu Inginkan
Kapan saja dimana saja !

Tersedia di

Setelah Ngamar Bareng Selingkuhan, Anita Dibunuh Jasadnya Sangat Menyedihkan

Almitania alias Anita Azka (34), perempuan berkulit putih ditemukan

BACA DI APLIKASI BABE
(303.948)
Top Developer

Jamban Apung di Desa Panggung Dirobohkan, ini Tujuannya

Tribunnews Banjarmasin - 13 - Aug - 2018
Jamban Apung di Desa Panggung Dirobohkan, ini Tujuannya

istimewa

salah satu jamban di desa panggung dirobohkan

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan, berkomitmen menghilangkan jamban apung di Sungai Balangan, hal ini dilakukan dalam upaya untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui fasilitas sanitasi layak, dan sehat, serta upaya dalam memaksimalkan pencapaian Open Defecation Free (ODF).

Program sanitasi penghilangan jamban apung di sepanjang Sungai Balangan ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Kesehatan dan jajarannya.

Seperti yang dilakukan di sepanjang sungai Desa Panggung Kecamatan Paringin Selatan beberapa waktu yang lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H Akhmad Nasa’i membenarkan adanya kegiatan pembongkaran jembatan apung.

Menurutnya, pembongkaran jamban apung di sepanjang sungai Desa Panggung Kecamatan Paringin Selatan tersebut merupakan perwujudan dari komitmen pemerintah desa, Dinas Kesehatan, Komunitas FKH Melingai Citra Sanggam dan sektor terkait.

"Kegiatan ini guna mewujudkan desa SBS, yakni dimana kondisi ketika setiap warga masyarakat tidak buang air besar sembarangan lagi," ujarnya.

Pelaksanaan kali ini dilakukan di Desa Panggung Kecamatan Paringin Selatan, dimana jamban apung milik warga di Desa Panggung harus ditiadakan dengan cara dirobohkan/dibongkar, dimana kegiatan tersebut dibantu oleh warga sekitar.

"Desa yang melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan desa yang menerapkan pendekatan STBM untuk mencapai sanitasi total yang mempunyai 5 pilar, yang pilar ke (1) adalah Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) untuk mendorong kesadaran masyarakat merubah perilaku buang air besar (BAB) sembarangan menjadi BAB di jamban yang sehat," jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, Desa Panggung sendiri telah hampir sukses melaksanakan Pilar ke (1) STBM yaitu stop BAB sembarangan karena hampir semua warga telah mempunyai wc pribadi.

Terkait pilar ke (4) STBM yaitu Pengelolaan Sampah Rumah tangga (PS-RT) di Desa Panggung kini sedang dalam tahap penyelesaian pembuatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang akan dikelola oleh dan untuk masyarakat.

"Karena membuang air besar dan sampah di sungai merupakan mencemari lingkungan, ini program sanitasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Balangan," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Home
Video
Lokal
Ekstra

Ente tau gak?